Pengalaman #GilaVinyl Rio Tantomo

0
127

Meninggalkan Tugas Kantor Demi Hunting Vinyl, Simak Pengalaman Seru Penulis Rock yang satu iniSebagai wartawan dari majalah Trax, sebuah majalah musik dan gaya hidup, disamping kehidupannya sebagai seorang dramer sebuah band rock, sosok Rio Tantomo adalah orang yang kesehariannya selalu bersetuhan dengan musik. Gue beruntung bisa bertemu sosok musisi gondrong yang selalu sibuk ini di siaran #GilaVinyl di #Djarumondo di @demajorsradio sebuah kamis di bulan Februari lalu. Sambil berbagi koleksi musiknya di dua turtable yang ada di @demajorsradio sang wartawan/musisi ini mulai bercerita.

sejak kapan lo bersentuhan dengan vinyl?

Dari kuliah gue selalu bersentuhan dengan vinyl di jalsur, tapi kan dulu gue masih nyari kaset, sampai akhirnya gue kenal vinyl. Gue tahunya dari vinyl dengan dari orang, temen-temen gue. Awalnya ya dari paman gue yang tinggal di Bogor. Satu waktu gue berkunjung ke rumahnya, jadi lah disitu gue dikenalin sama koleksi vinyl-vinylnya dia. Dan dari dia lah gue akhirnya beli vinyl. Sampai akhirnya gue beli turntable-nya dia juga.

kapan lo beli vinyl pertama dan apa vinyl pertama lo?

Tahun 2008, gue beli vinyl pertama gue di DU (Jl.Dipati Ukur di Bandung) hanya seharga 25 ribu. Waktu itu gue dapet Alice Cooper album Schools Out, dan Simon and Garfunkel album Sounds of Silence.

kenapa milih album itu?

Kenapa School’s Out, hmm… Itu kaya takdir sih, gue dulu, di social-media gue selalu bilang Schools Out karena gue ga suka sekolah, sampai akhirnya pas hunting pertama, ngeliat vinyl Alice Cooper yang album itu, ya seperti takdir aja.

lalu apa lagi vinyl-vinyl pertama lo?

Gue beli vinyl lagi di Jalan Surabaya, Alice Kooper dan Black Oak Arkansas. Trus gue kerja di Trax, ketemu Wahyuacum dan Alvin. Dua orang itu juga ngeracunin gue… mereka ngasih gue pancingan*)

apa pancingannya…

Acum ngasih gue Slider dari T-Rex, Alvin ngasih gue Black Sabbath – Master of Reality dan Led Zep III, Acum ngasih John Sebastian.

record player pertama lo?

Tehnics, dapet dari Paman. Jarum belum ada, gue pasang jarum di jalan Surabaya.

vinyl yang lo beli akhir-akhir ini dan di mana belinya?

Nick Lowe dan Cat Stevens, gue beli di Blok M

selain DU di Bandung dan Jalan Surabaya, ada tempat-tempat hunting vinyl lain yang lo penah datengin?

Ada sih, di sebuah rumah di Bekasi. Gue lupa tahun berapa, tapi yang gue inget sih di situ gue dapet banyak vinyl bagus dengan harga 40.000.

Yang kedua, di Pasar Kebayoran Lama, tepat di bawah Jembatan. Ceritanya hari itu sepulang gue dari ambil ijazah, gue lewat di deket situ buat cari-cari kaset lama, kan disitu terkenal dengan pasar yang jual barang-barang bekas. Nah, di salah satu kios, gue ga sengaja dapet vinyl Magical Mistery Tour-nya Beatles.

Yang ketiga, gue juga pernah ke Poncol, satu daerah di deket pasar senen, disitu beli vinyl2 Indonesia.

ada tempat lain selain di Jakarta?

Di Jogja, gue pernah dianterin ke satu rumah, disitu gue dapet Yardbirds. Gue beli Titiek Sandora. Trus juga di satu rumah di deket sawah, di pedesaan itu, disitu gue cuma bengong aja ngeliat vinyl-vinyl yang berserakan di ruangan, banyak banget.

ada pengalaman yang asik dari hunting vinyl?

Suatu kali gue lagi liputan ke Pontianak, gue nyambangin radio-radio untuk mencari kemungkinan gue bisa nemuin vinyl di sana. Atas informasi temen gue, gue disaranin ke RRI. Akhirnya gue ke RRI, di situ gue berpura-pura jadi mahasiswa desain produk yang mau buat piringan hitam buat tesis saya.

itu hari Sabtu, dan karena libur, gue nunggu 3 jam untuk ketemu sama pegawainya, jadilah akhirnya gue ninggalin liputan demi ini.

kemudian?

Sampai pegawainya datang dan bilang, beberapa vinylnya ada yang dijadiin pot, mangkok, dan lain sebagainya, sampai akhinya kita ke kantornya, buka laci dan hanya tersisa 2 vinyl, titik puspa 7-inch, sama siaran orkestra tapi di TV live. Pas gue mau bayar, gue malah dikasih gratis.

lo pernah ngeracunin*) orang ga untuk mengoleksi vinyl?

Vinyl itu kaya punya magnet, klo kaya orang main ke rumah gue, nongkrong, trus ngaco, di kamar gue, pasti gue setel vinyl. Terus ya biasanya, besoknya, temen gue tau-tau ngajak ke jalsur.

iseng penasaan nih, kenapa sih lo suka piringan hitam daripada format lain?

CD menurut gue adalah format yang sempurna, vinyl justru ga sempurna, tapi justru ketidaksempurnaan itu yang menjadikannya sempurna dan spesial bagi gue.

catatan kaki:

pancingan*) =adalah keadaan bila seorang peng-#gilavinyl memberikan 1-lebih vinyl gratisan yang terbaik untuk seorang calon #gilavinyl yang baru mau mengoleksi vinyl dengan tujuan ia biar rajin mengoleksi vinyl

ngeracunin*) = adalah sebuah tindakan merekomendasikan orang lain untuk meng-#gilavinyl atau menyukai vinyl dan mulai mengoleksi vinyl.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here